"Alhamdulillah 3B udah dipraktekin. Udah siap nih jemput si doi" 😎
Tapi, yang namanya ikhtiar juga harus dibarengi dengan doa dong!
Ada hal terpenting buat kalian para calon 'mantu'.
PRAY. ✨
Nah!
الدعاء سلاح المؤمن
"Doa adalah senjata orang mukmin"
Senjata paling jitu nih. Dengan nge-lobby langsung sama yang punya 'dia', yaitu Allah. Dijamin lebih cepet terwujud! 😍😍
📖 Nih! Ada beberapa bacaan buat kita agar terlepas dari gelar kejombloan :
1️. Membaca Surat al-Anbiya' ayat-89
وَزَكَرِيَّآ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥ رَبِّ لَا تَذَرْنِى فَرْدًا وَأَنتَ خَيْرُ ٱلْوَٰرِثِينَ
Terjemah Arti:
Dan (ingatlah kisah) Zakaria, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah ahli waris yang terbaik"
Referensi: https://tafsirweb.com/5601-surat-al-anbiya-ayat-89.html
2️. Surat al-Furqon ayat-74
وَٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَٱجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Arab-Latin: Wallażīna yaqụlụna rabbanā hab lanā min azwājinā wa żurriyyātinā qurrata a'yuniw waj'alnā lil-muttaqīna imāmā
Terjemah Arti: Dan orang orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.
Referensi: https://tafsirweb.com/6330-surat-al-furqan-ayat-74.html
3️. Surat al-Qosshoh ayat-24
فَسَقَىٰ لَهُمَا ثُمَّ تَوَلَّىٰٓ إِلَى ٱلظِّلِّ فَقَالَ رَبِّ إِنِّى لِمَآ أَنزَلْتَ إِلَىَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ
Arab-Latin: Fa saqā lahumā ṡumma tawallā ilaẓ-ẓilli fa qāla rabbi innī limā anzalta ilayya min khairin faqīr
Terjemah Arti: Maka Musa memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya, kemudian dia kembali ke tempat yang teduh lalu berdoa: "Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku".
Referensi: https://tafsirweb.com/7074-surat-al-qashash-ayat-24.html
✍🏻 Dan yang terakhir, amalan dari Habib Abdullah bin Abdurrahman al-Muhdor (Syekh Muchdor) :
1. Membaca satu surat an-Nur
Surat An-Nur Ayat 32
وَأَنكِحُوا۟ ٱلْأَيَٰمَىٰ مِنكُمْ وَٱلصَّٰلِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ ۚ إِن يَكُونُوا۟ فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ ٱللَّهُ مِن فَضْلِهِۦ ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ
Arab-Latin: Wa angkiḥul-ayāmā mingkum waṣ-ṣāliḥīna min 'ibādikum wa imā`ikum, iy yakụnụ fuqarā`a yugnihimullāhu min faḍlih, wallāhu wāsi'un 'alīm Terjemah Arti: Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui
Referensi: https://tafsirweb.com/6160-surat-an-nur-ayat-32.html
2. Membaca satu ayat dari surat al-Hajj berikut,
وَاَذِّنۡ فِى النَّاسِ بِالۡحَجِّ يَاۡتُوۡكَ رِجَالًا وَّعَلٰى كُلِّ ضَامِرٍ يَّاۡتِيۡنَ مِنۡ كُلِّ فَجٍّ عَمِيۡقٍ
Dan mengulang dikalimat رِجَالا sebanyak 7×, setelah itu melanjutkan ayatnya hingga selesai.
🗒️ Amalan-amalan di atas sudah terbukti mujarrab/manjur. 😍
Untuk waktu pengamalannya, bebas saja. Boleh setiap setelah sholat, di waktu dhuha, atau diselipkan setelah bacaan dzikir pribadi kita.
Selain memperbanyak bacaan, kita juga harus berikhtiar.
Dengan memiliki kriteria yang tidak berlebihan dalam memilih calon pasangan.
Utamakan akhlaknya saja. Jika kau sudah menemukan yang top agama & akhlaknya. So, nunggu apa lagi?
Kita pun boleh meminta bantuan orang lain tuk mencarikan jodoh. Paman, teman, saudara, dll. Kali mereka punya saudara yang match sama kita. 🤭
Dan yang terakhir, kita pun boleh melamar duluan. Jangan gengsi!
Sayyidah Khodijah aja berani melamar Rasulullah duluan. Dan ternyata dengan lapang dada Rasulullah menerimanya. 🥰
Kalau kamu udah siap, dan merasa dia yang pantas, lebih baik segera disampaikan dengan baik-baik. Jangan malah kepikiran sampai gak bisa tidur.
Sudah ya ukhti. Bersiap-siaplah menjemputnya. Dengan berikhtiar dan tak lupa berdoa. 🤲🏻
Selamat mengamalkan! 😉
----------------------------------------
Dikutip dari buku 'Aku Mulia Menjadi Wanita' karya Habib Mushtafa al-Khirid
sumber: Dar Ummahatil Mukminin


